Jumat, 26 Februari 2016
Bingung Memilih Asuransi Pendidikan??
Saya berencana membeli asuransi pendidikan anak saya yang sekarang berumur 4 tahun. Tetapi saya bingung memilih provider asuransi pendidikan yang mana yang bagus. Mohon pencerahannya dan minta referensi dari provider-provider asuransi yang kompeten.
Terima kasih.
Abdulah
Disclaimer:
Tulisan ini hanya berupa contoh saja dan tidak merupakan rekomendasi atau ajakan untuk berinvestasi untuk semua orang. Setiap orang mempunyai profil risiko yang berbeda-beda, lakukan investasi sesuai dengan profil risiko, tujuan, dan jangka waktu keuangan Anda.
Berinvestasi di pasar modal maupun produk investasi lainnya mempunyai risiko, baik risiko penurunan dana investasi maupun kehilangan dana investasi Anda. Hasil investasi yang lampau tidak tetap dan bukan merupakan jaminan untuk mencapai investasi di masa yang akan datang. Calon investor diharapkan mempelajari produk keuangan dan investasi dengan seksama sebelum melakukan investasi.
Jawaban WF 19
Salam kenal Pak Abdullah
Asuransi adalah suatu cara mengalihkan sebuah resiko atas suatu kehilangan secara finansial. Untuk Asuransi Pendidikan sendiri bisa dikategorikan sebagai asuransi dwiguna (universal life).
Sebelum saya bahas tentang asuransi pendidikan, alangkah baiknya kita samakan dahulu persepsi kita tentang dana pendidikan anak.
Ada dua tujuan dasar ketika kita ingin menyekolahkan anak kita dalam sebuah institusi pendidikan, yakni :
1. Pemeliharaan aspek intelektual, yang di dalamnya juga termasuk aspek fisik, mental, hati, emosional dan spiritual
2. Pemeliharaan aspek keturunan yang terbaik dari kita.
Untuk itu ada 3 prinsip yang perlu dipegang sebelum memutuskan mengambil asuransi atau Investasi pendidikan, yaitu :
1. Rumah adalah sekolah pertama (the first school at home) dan orang tua adalah guru yang utama (the first teacher is family)
Artinya sehebat apapun sebuah sekolah, tidak bisa menggantikan peran orang tua, rumah dan lingkungan dimana si anak tinggal. Selain kuantitas, maka kualitas interaksi (quality of time) antar keluarga dan anak akan lebih maksimal dalam menjadi pembelajar sejati.
Dari aspek motivasi keuangan, hal ini akan mengurangi biaya-biaya pada pendidikan anak Anda seperti biaya ekstrakurikuler dan biaya les
2. Pendidikan adalah Investasi jangka panjang dunia dan akhirat, bukan biaya
Jika rata-rata inflasi pendidikan 15 persen maka mau tidak mau dan suka tidak suka, Anda harus menganggarkan anggaran pendidikan tiap tahunnya, dan hal ini menjadi semacam kebutuhan primer.
Dari perspektif provider asuransi pendidikan, asuransi pendidikan ini sudah harus disediakan sejak anak Anda lahir yang nantinya bisa dirasakan hingga PT (Perguruan Tinggi).
3. Mengetahui total pengeluaran untuk calon sekolah anak Anda
Di sinilah perlunya riset terhadap biaya dari berbagai sekolah dengan berbagai strata di kota Anda.
Biaya-biaya ini meliputi :
a. Uang pangkal, alangkah lebih baik jika bisa minta diskon atau dapat bea siswa dari sekolah yang Anda tuju
b. SPP, selalu usahakan tepat waktu dan menghindari denda atau penalti
c. Transportasi, carilah lokasi sekolah yang dekat dengan rumah Anda sehingga tidak ada biaya transportasi. Jikapun ada biaya, alokasikan dana untuk car pooling atau menjemput secara bergantian dengan teman satu sekolah anak Anda atau tetangga terdekat Anda. Bisa juga menyewa ojek bulanan untuk antar jemput dari rumah ke sekolahnya
d. Buku-buku, untuk buku-buku bisa meminjam dari kakak kelas atau tetangga yang sudah lebih dahulu masuk atau bisa juga mendownload dari eBook yang disediakan oleh pemerintah lewat Depdikbud
e. Ekstrakurikuler, pilihlah ekstrakurikuler yang merupakan talenta dan passion si anak, syukur-syukur bisa menghasilkan seperti menulis, KIR/Karya Ilmiah Remaja, EO/Event Organizer dan sebagainya
Setelah kita tahu 3 prinsip yang perlu dipegang sebelum memutuskan mengambil asuransi atau investasi pendidikan, maka alangkah baiknya Anda menyimak dahulu fakta-fakta berikut ini :
1. Jangan terjebak atau termakan jargon asuransi seperti “pasti mendapatkan manfaat di tahun-tahun tertentu”
Pastikan apa yang diiklankan sesuai dengan kenyataannya
2. Perusahaan asuransi umumnya menetapkan secara sepihak tingkat imbal hasil dari unsur tabungannya, Anda perlu tahu berapa sebenarnya imbal hasil tersebut
3. Anda menabung di polis asuransi, tetapi tidak fleksibel dalam mengambil UANG ANDA SENDIRI
4. Pasti memberikan manfaat, tetapi BELUM PASTI manfaatnya cukup untuk membayar biaya pendidikan anak Anda.
Sekarang terkait dengan pertanyaan Anda, “Saya berencana membeli asuransi pendidikan anak saya yang sekarang berumur 4 tahun,tetapi saya bingung memilih provider asuransi pendidikan yang mana yang bagus.”
Kita lihat dahulu berapa kira-kira biayanya, untuk masuk SD Nasional Plus di Jakarta rata-rata uang pangkal Rp 50 juta dengan durasi waktu 6 tahun kira-kira kebutuhan dana pendidikannya Rp 100 juta.
Masuk SMP Nasional plus dengan uang pangkal Rp 40 juta dengan durasi waktu 3 tahun kira-kira kebutuhan dana pendidikannya Rp 186 juta. untuk SMA Nasional plus dengan uang pangkal Rp 40 juta dengan durasi waktu 3 tahun kira-kira kebutuhan dana pendidikannya Rp 283 juta.
Belum lagi untuk biaya PT (Perguruan Tinggi) 18 tahun kemudian.
Tinggal Anda jumlahkan, berapa sebenarnya total keseluruhan biaya buat pendidikan anak Anda!
Jika biaya di atas cukup memberatkan, Anda bisa menurunkan biayanya dengan memasukkan ke sekolah negeri atau swasta umum.
Pertanyaan saya, berapa banyak premi yang harus Anda bayarkan agar anak Anda bisa sekolah dengan nyaman?
Bandingkan jika dana pendidikan anak Anda, Anda investasikan langsung pada instrumen seperti reksadana campuran atau reksadana saham (untuk jangka panjang)!
Berikut saya berikan tips dalam memilih provider asuransi pendidikan, yaitu :
1. Keputusan sepenuhnya di tangan Anda. Anda yang membeli produk asuransi sesuai dengan kebutuhan anak Anda.
Untuk itu carilah perusahaan asuransi yang bonafid dan terpercaya dengan rekam jejak pencairan klaimnya mudah dan cepat.
Otomatis Anda harus survei dengan datang langsung ke kantor perusahaan asuransi tersebut.
2. Pastikan antara program yang ditawarkan dengan manfaat yang dijanjikan, SESUAI.
Caranya cek kepada peserta asuransi yang terlebih dahulu ikut (artinya nilai tabungan asuransi harus sesuai dengan biaya calon sekolah si anak)
3. Agen profesional yang baik tentulah memiliki kartu AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia).
Untuk perusahaannya, jika termasuk perusahaan asuransi syariah.maka terdaftar pada AASI (Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia) dimana perusahaan asuransi syariah diawasi oleh DPS/Dewan Pengawas Syariah.
Seorang agen yang baik, akan memberikan plus minus perusahaannya dengan perusahaan asuransi lain secara objektif
4. Akad yang ditandatangani haruslah jelas.
Akad antara Anda dan perusahaan asuransi ini haruslah mudah dibaca, dipahami termasuk fitur-fitur manfaat, proses klaim, ilustrasi dan lain-lain.
Serta tidak kalah pentingnya adalah adanya fleksibilitas penarikan danannya.
Selamat mempersiapkan dana pendidikan anak Anda
Kolom ini diasuh oleh WealthFlow 19 Technology Inc.,Motivation, Financial & Business Advisory (Lembaga Motivasi dan Perencana Keuangan Independen berbasis Sosial-Spiritual Komunitas).
Sabtu, 13 Februari 2016
Persiapkan Asuransi Kesehatan Dengan Matang
Persiapkan Asuransi Kesehatan Dengan Matang - Serangan penyakit stroke kini bisa menimpa siapa saja, bahkan remajapun tak sedikit yang sudah terserang penyakit stroke. Penerapan pola hidup, dari mulai pola makan yang tidak teratur, gaya hidup yang tidak terkontrol, padatnya aktivitas dan banyaknya pekerjaan. Gejala stroke ini bisa menimpa siapa saja, usia muda dengan kesibukan dan pola hidup yang tidak terkontrolpun memungkinkan timbulnya gejala tersebut.
Jika seluruh anggota keluarga bergantung pada kita jaminan apa yang kemudian bisa menanggung mereka dikemudian hari jika resiko terburuk melanda. Jawaban saat ini yaitu adanya asuransi kesehatan ataupun asuransi jiwa. Langkah yang tepat jika kita memiliki persiapan yang matang dalam merancang kehidupan.
Bisa dikatakan bentuk tanggung jawab kita kepada keluarga dengan memberikan payung yang tepat, yang bisa memproteksi diri anda dan keluarga. Persiapkan sejak dini karena kehidupan tidak bisa diprediksi.
Jika seluruh anggota keluarga bergantung pada kita jaminan apa yang kemudian bisa menanggung mereka dikemudian hari jika resiko terburuk melanda. Jawaban saat ini yaitu adanya asuransi kesehatan ataupun asuransi jiwa. Langkah yang tepat jika kita memiliki persiapan yang matang dalam merancang kehidupan.
Bisa dikatakan bentuk tanggung jawab kita kepada keluarga dengan memberikan payung yang tepat, yang bisa memproteksi diri anda dan keluarga. Persiapkan sejak dini karena kehidupan tidak bisa diprediksi.
Kebahagiaan Menjadi Bagian Terpenting Di Masa Tua
Kebahagiaan Menjadi Bagian Terpenting Di Masa Tua - Sudah menjadi fitrah bagi setiap manusia bagi siapa yang bertambah usianya tentunya akan mengalami perubahan baik secara fisik maupun kesehatan, perbedaan yang cukup mencolok jika kita membandingan antara insan yang sudah lanjut usia dengan kawula muda dari mulai stamina, kelincahan dan kekencangan kulit.
Namun tidak dengan kebahagiaan setiap manusia baik tua maupun muda tidak ada batasan umur bagi yang ingin merasakan kebahagiaan, penentu seseorang tersebut bahagia atau tidaknya adalah diri mereka sendiri, umumnya setiap orang bisa dikatakan bahagia apabila iya telah meraih pencapaian sesuatu dalam hidup terhadap sesuatu yang iya inginkan.
Berikut adalah tips agar anda dapat mempersiapkan kebahagiaan mulai dari sekarang untuk masa tua kelak :
Ketiga aspek ini adalah hal yang harus anda optimalkan sejak sekarang dengan begini, kesehatan hati anda akan tetap terjaga dengan kecerdasan dalam pengendalian emosi & spiritual jangan lupa juga untuk rutin melakukan olahraga.
2. Hubungan sosial yang harmonis.
Menjalin hubungan sosial yang baik dengan lingkungan sekitar mulai menyalurkan hoby bersama atau kegiatan lainnya yang positif akan berdampak positif juga dengan kesehatan jiwa anda.
3. Aspek ekonomi
Walaupun banyak orang yang bilang “uang bukanlah satu-satunya hal untuk menjamin kebahagiaan” tapi hidup anda mungkin akan lebih bahagia jika segalanya kebutuhan hidup dimasa tua tercukupi dengan harta yang anda miliki, banyak cara untuk mempersiapkan ekonomi untuk kebahagiaan dimasa mendatang salah satunya dengan tabungan investasi atau yang paling mudah adalah melanjutkan hoby menjadi kegiatan yang lebih memiliki nilai ekonomi misalnya bercocok tanam dan menjual hasil tanaman anda.
Sabtu, 30 Januari 2016
Asuransi Pendidikan
Mengingat biaya pendidikan semakin mahal, maka menyiasatinya dengan mencicil dari sekarang adalah solusi yang paling masuk akal dan logis. Karena itu, menyusun program pendidikan anak sejak dini pun, selalu dianjurkan para ahli, baik pakar keuangan maupun pendidikan.
Keberhasilan akademis anak, mau tak mau memang ditunjang ketersediaan materi. Beasiswa, kalaupun ada, belum tentu jumlahnya memadai. Belum lagi persyaratannya bisa jadi cukup sulit. Konsekuensi menjadi orangtua memang mencakup memikirkan masalah pendidikan anak. Di mana pun Anda memilih, sekolah di sekolah nasional plus atau internasional yang umumnya berfasilitas lengkap dan berbiaya besar, atau sekolah negeri yang mungkin lebih ekonomis, namun biayanya tetap harus tersedia.
Bukan hanya untuk uang sekolah dan buku-buku, ekses lain dari mulai bersekolahnya anak harus sudah diperhitungkan, semisal biaya transportasi, biaya untuk menjalani persekolahan itu (jika harus makan siang di jalan bila jarak rumah dan sekolah cukup jauh, atau bila sekolahnya berlangsung lebih lama), biaya les-les yang mungkin akan diikuti anak, sampai biaya-biaya lain seperti mengadakan pesta ulang tahun atau membeli kado ultah untuk temannya yang berulang tahun di sekolah. Kalau hal-hal ini baru dipikirkan atau sudah dibutuhkan seketika, tentu saja pengeluaran terasa sangat besar, dan banyak orangtua pontang-panting mencari biayanya dalam waktu yang singkat.
Karena itulah, melakukan investasi dalam hal pendidikan anak, sebenarnya sudah mutlak dipikirkan para orangtua dalam kehidupan modern seperti sekarang ini. Mulailah dari hal-hal sederhana sampai hal besar. Inilah yang bisa dipikirkan dari sekarang.
- Mencari informasi di mana anak kelak akan bersekolah, dan pilihlah sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah supaya Anda lebih mudah mengawasi, dan anak pun tidak terlalu letih di perjalanan. Ingat, tahun-tahun ini kemacetan sedang terjadi di mana-mana, terutama di Jakarta dan sekitarnya. Mencari sekolah di dekat rumah adalah alternatif yang sehat dan logis.
- Setelah tahu berapa kira-kira biaya yang diperlukan untuk anak bersekolah di sana, mulailah melakukan perhitungan biayanya. Hitung juga inflasi, yang berarti bila bayi Anda masih berusia setahun dan baru akan sekolah tiga tahun lagi, uang sekolah yang sekarang akan mengalami kenaikan. Banyak orang menghitung laju inflasi 6-10% setiap tahunnya. Dari sini, Anda bisa mengira-ngira sebesar apa jumlah uang sekolah yang dibutuhkan.
- Investasi pendidikan dapat dilakukan dalam berbagai cara, biasanya dalam bentuk menabung dan asuransi. Carilah investasi yang paling cocok dengan kemampuan dan karakter atau pola keuangan yang Anda miliki.
- Bila kebutuhan Anda sedemikian besar sehingga tak ada dana untuk berinvestasi, maka Anda sebaiknya menghitung ulang neraca atau anggaran rumahtangga. Lihat bagian mana yang bisa dihemat. Misalnya, jika setiap hari Anda biasa makan siang di kantor, mungkinkah pengeluaran bisa ditekan kalau Anda membawa bekal dari rumah? Pengalaman orang sukses menabung umumnya sederhana saja dalam berhemat, yaitu menyetop pengeluaran yang tidak perlu-perlu amat.
- Sesuaikan produk investasi pilihan Anda dengan target pendidikan yang diinginkan. Saat ini sudah banyak bank yang menawarkan program-program tabungan atau investasi pendidikan. Cobalah bertanya dengan detail kepada mereka. Biasanya, sudah ada perhitungan serta ilustrasi berapa dana yang harus dikeluarkan setiap bulan atau setiap tahun, dan pada tahun kesekian, dana itu menjadi berjumlah sekian dan dapat diambil atau tidaknya.
- Carilah produk investasi lain yang tidak melulu konservatif, seperti tabungan. Kalau bisa, ambil produk yang tingkat pengembaliannya lebih besar daripada asumsi laju inflasi.
Tips Memilih Asuransi Jiwa dan Kesehatan
Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan sangat dibutuhkan terutama untuk wiraswastawan dan pekerja informal yang tidak memiliki jaminan kesehatan dari suatu perusahaan atau instansi pemerintahan.
Seorang wiraswastawan seperti saya kalau sampai sakit atau cacat karena kecelakaan akan mengalami banyak kerugian keuangan/finansial karena harus menanggung biaya pengobatan dan tidak bisa bekerja mencari nafkah. Lain halnya jika seseorang bekerja di suatu perusahaan atau jadi pegawai negeri, mereka biasanya mendapatkan jaminan kesehatan yang akan menanggung biaya jika sakit dan gaji bulanan tetap dibayarkan. (Tapi tidak semua perusahaan menyediakan jaminan kesehatan yang layak lho)
Seorang wiraswastawan seperti saya kalau sampai sakit atau cacat karena kecelakaan akan mengalami banyak kerugian keuangan/finansial karena harus menanggung biaya pengobatan dan tidak bisa bekerja mencari nafkah. Lain halnya jika seseorang bekerja di suatu perusahaan atau jadi pegawai negeri, mereka biasanya mendapatkan jaminan kesehatan yang akan menanggung biaya jika sakit dan gaji bulanan tetap dibayarkan. (Tapi tidak semua perusahaan menyediakan jaminan kesehatan yang layak lho)
Sebelum menentukan Produk Asuransi apa , dari perusahaan asuransi mana saya sangat menyarankan untuk membandingkan berbagai produk, tipe produk dari beberapa perusahaan Asuransi. Jangan terburu-buru untuk membeli produk asuransi tanpa memahami dengan sejelas-jelasnya hak dan kewajiban jika kita ikut suatu produk asuransi.
Beberapa tips untuk memilih produk asuransi :
* Tentukan manfaat perlindungan apa saja yang kita butuhkan
* Cari informasi produk-produk asuransi sesuai kebutuhan kita dengan mengumpulkan brosur dari berbagai perusahaan atau mencari informasi di website perusahaan-perusahaan asuransi
* Tanyakan kepada agen secara lebih detail tentang produk-produk tersebut secara menyeluruh sampai detail perhitungan alokasi dana yang kita bayarkan untuk apa saja
* Jangan terlalu percaya dengan apa yang dikatakan agen asuransi, karena mereka belum tentu paham betul dengan produk yang mereka tawarkan.
* Mintalah dibuatkan dicetakkan ilustrasi manfaat produk asuransi, premi yang harus dibayarkan dan pengalokasian premi yang dibayarkan itu ke mana saja
* Pelajari isi ilustrasi di rumah dengan santai dan seksama, jangan buru-buru mengambil kesimpulan, tanyakan kepada yang lebih tahu jika ada yang belum jelas
* Bandingkan produk-produk dari berbagai perusahaan asuransi, mana yang memberikan manfaat paling besar dengan premi yang paling murah, namun cari tahu juga info perusahaan tersebut apakah bonafid atau tidak
* Jangan hanya berpatokan pada penghargaan asuransi terbaik dari suatu majalah, tetapi anda perlu benar-benar tahu cara perhitungan biaya asuransi itu
* Tentukan produk asuransi pilihan anda setelah semuanya anda benar-benar pahami
* Setelah menentukan dan memutuskan membeli suatu produk asuransi kita akan menerima polis asuransi yang berisi perjanjian yang mengikat antara nasabah dan perusahaan asuransi, pelajarilah lagi isi polis, biasanya nasabah diberi waktu 14 hari kesempatan untuk membatalkan polis tersebut.
* Cari informasi produk-produk asuransi sesuai kebutuhan kita dengan mengumpulkan brosur dari berbagai perusahaan atau mencari informasi di website perusahaan-perusahaan asuransi
* Tanyakan kepada agen secara lebih detail tentang produk-produk tersebut secara menyeluruh sampai detail perhitungan alokasi dana yang kita bayarkan untuk apa saja
* Jangan terlalu percaya dengan apa yang dikatakan agen asuransi, karena mereka belum tentu paham betul dengan produk yang mereka tawarkan.
* Mintalah dibuatkan dicetakkan ilustrasi manfaat produk asuransi, premi yang harus dibayarkan dan pengalokasian premi yang dibayarkan itu ke mana saja
* Pelajari isi ilustrasi di rumah dengan santai dan seksama, jangan buru-buru mengambil kesimpulan, tanyakan kepada yang lebih tahu jika ada yang belum jelas
* Bandingkan produk-produk dari berbagai perusahaan asuransi, mana yang memberikan manfaat paling besar dengan premi yang paling murah, namun cari tahu juga info perusahaan tersebut apakah bonafid atau tidak
* Jangan hanya berpatokan pada penghargaan asuransi terbaik dari suatu majalah, tetapi anda perlu benar-benar tahu cara perhitungan biaya asuransi itu
* Tentukan produk asuransi pilihan anda setelah semuanya anda benar-benar pahami
* Setelah menentukan dan memutuskan membeli suatu produk asuransi kita akan menerima polis asuransi yang berisi perjanjian yang mengikat antara nasabah dan perusahaan asuransi, pelajarilah lagi isi polis, biasanya nasabah diberi waktu 14 hari kesempatan untuk membatalkan polis tersebut.
Itu tadi beberapa tips dari saya agar anda tidak menyesal suatu hari jika membeli produk asuransi tanpa memahami betul-betul hak, kewajiban dan perbandingan dengan produk lain.
Satu lagi saran saya sebagai nasabah yang pernah terkecoh dengan suatu produk asuransi “Jangan membeli Asuransi Jiwa dan Kesehatan Unit Link yang dikaitkan dengan Investasi“. Percayalah produk unit link potongannya mahal sekali, lebih baik anda ikut asuransi jiwa dan kesehatan murni dan menginvestasikan uang ke Reksadana secara terpisah.
Langganan:
Postingan (Atom)


